Hubungan Jenis Kelamin dan Asupan Energi dengan Status Gizi pada Siswa SMP Perguruan Al-Ihsan Mulia Medan

Authors

  • Sudana Fatahillah Pasaribu Institut Kesehatan Helvetia
  • Tuty Hertati Purba Institut Kesehatan Helvetia
  • Afifa Naura Harahap Institut Kesehatan Helvetia
  • Eky Novita Sari Institut Kesehatan Helvetia
  • Ratna Dwi Putri Lase Institut Kesehatan Helvetia
  • Jellia Amelja Institut Kesehatan Helvetia
  • Aneta Intipersada Gulo Institut Kesehatan Helvetia
  • Diana Rosmayanti Zai Institut Kesehatan Helvetia
  • Fitra Wirawan Gulo Institut Kesehatan Helvetia
  • Meyanda Ardiva Institut Kesehatan Helvetia

DOI:

https://doi.org/10.57214/jka.v10i2.1252

Keywords:

Adolescent, Energy Intake, Nutritional Status, School Students, Sex

Abstract

Nutritional status is a key indicator of health and growth quality among school-age adolescents, and remains a public health concern in Indonesia given the double burden of malnutrition reported in national surveys. This study aimed to assess the nutritional status of eighth-grade students at SMP Perguruan Al-Ihsan Mulia Medan and to examine the association of sex and energy intake with nutritional status. This was an observational analytic study with a cross-sectional design, conducted in 2025 among 30 eighth-grade students selected through total sampling from an initial population of 60 students who had complete data on sex, nutritional status, and energy intake. Nutritional status was assessed using weight and height measurements converted into BMI-for-age (BAZ) z-scores, while energy intake was assessed through a single 24-hour dietary recall compared with the Recommended Dietary Allowance (RDA). Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most students were male (56.7%) and had good nutritional status (73.3%), while 20.0% were underweight and 6.7% were overweight. More than half of the students (53.3%) had inadequate energy intake. No significant association was found between sex and nutritional status (p = 0.206), whereas energy intake was significantly associated with nutritional status (p = 0.002). These findings suggest that energy intake, rather than sex, plays a more important role in determining the nutritional status of adolescents in this school. Nutrition education for students and parents, together with regular monitoring of nutritional status, is recommended to maintain and improve adolescent nutritional status.

References

Bidara, C. N., Punuh, M. I., & Malonda, N. S. H. (2026). Hubungan antara asupan energi dengan status gizi pelajar. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(11), 3547–3552. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i11.1737

Cahyanto, E. B., Mulyani, S., & Nugraheni, A. (2021). Hubungan Status Gizi Dan Prestasi Belajar The Relationship between Nutritional Status and Learning Achievement. Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 9(1), 124–128.

Herawati, V., Rizqi, E. R., & Afrinis, N. (2023). Hubungan Asupan Energi Protein Dan Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang Dengan Status Gizi Remaja Di Posyandu Remaja Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(1), 65–77.

Hullah, M. R., Punuh, M. I., Sanggelorang, Y., Masyarakat, F. K., Ratulangi, U. S., Rosyad, M., & Email, H. (2025). Hubungan aktivitas fisik dengan status gizi pada peserta didik SMP. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(7), 1802–1808. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/hjk.v19i7.1246

Indonesia, K. K. R., & Kesehatan, B. P. dan P. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan.

Indonesia, S. K. (2023). Laporan Nasional Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Kemenkes RI;

Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2026). Hubungan Antara Asupan Energi Dengan Status Gizi Peserta Didik Putri Di Sman 3 Tondano. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(April), 1533–1540.

Manangkot, R. H., Sanggelorang, Y., Swanida, N., Malonda, H., Masyarakat, F. K., Sam, U., & Manado, R. (2025). Analisis hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian wasting pada balita usia 6-12 bulan. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(7), 2099–2105.

Manjilala. (2026). Gizi Pan Prestasi. Poltekkes Kemenkes Makassar. https://manjilala.poltekkes-mks.ac.id/artikel/gizi-remaja/gizi-dan-prestasi

Minggu, L. L. J., Posangi, J., Wariki, W. M. V, & Manampiring, A. E. (2022). Hubungan Antara Aktivitas Fisik dan Status Gizi dengan Kualitas Hidup Kesehatan Siswa SMP dan SMA. EBiomedik, 10(1), 8–13. https://doi.org/https://doi.org/10.35790/ebm.v10i1.37320

Muchtar, F., Effendy, D. S., Lestari, H., Bahar, H., Masyarakat, F. K., Oleo, U. H., & Oleo, U. H. (2022). Pengukuran status gizi remaja putri sebagai upaya pencegahan masalah gizi di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Abdi Masyarakat, 4(1), 43–48.

Nur Asifah, Ashari, A. H. L., Lilies, L., Kundera, I. N. N., Masrianih, M., & Abdul. (2025). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi siswa Kelas VIII SMP Negeri 19 Palu. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 13(3), 1619–1632. https://ojspanel.undikma.ac.id/index.php/bioscientist/article/download/16623/7508

Paendong, N. E., Punuh, M. I., & Musa, E. C. (2025). Asupan Energi Dan Status Gizi Peserta Didik. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(7), 1878–1885.

Pantaleon, M. G., Petrika, Y., Zogara, A. U., Desi, & Niron, M. (2025). Hubungan asupan energi dan zat gizi serta pengetahuan dengan status gizi pada remaja di Kota Kupang. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 6(2), 301–308.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 1 (2020).

Putri, A. R. S. (2024). Hubungan Jenis Kelamin terhadap Status Gizi pada Siswa Sekolah Dasar Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), 3(1), 47–51.

Ramadhany, R. A., Wahyuningsih, U., Sufyan, D. L., & Simanungkalit, S. F. (2023). Determinan Gizi Lebih dan Obesitas pada Remaja Usia 13-15 Tahun di DKI Jakarta ( Analisis Data Riskesdas 2018 ) Determinants of Overweight and Obesity in Adolescent Aged 13-15 Years Old in DKI Jakarta ( Analysis of Riskesdas 2018 Data ). Amerta Nutrition, 7(2), 124–131. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.124

Rosalini, W., Aji, R., Komang, N., & Fatimatus, S. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Resiko Terjadinya Gizi Lebih Pada Kelompok Usia Remaja Area Urban. Profesional Health Journal, 5(2), 492–497.

Satriani, C. M., & Khairunnas. (2025). Hubungan Jenis Kelamin, Pengetahuan, Dan Pola Makan Dengan Status Gizi Remaja Di Smpn 6 Meureubo, Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025. Biogenerasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(3), 1842–1850.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2020). Penilaian Status Gizi. EGC.

Utami, S. B., Rialihanto, M. P., Gizi, J., Kemenkes, P., Yogyakarta, D. I., Poltekkes, J. G., Gizi, S., & Putri, R. (2024). Perbedaan Lingkar Lengan Atas (LILA) berdasarkan Kategori Status Gizi pada Remaja Putri di Kabupaten Kulonprogo. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 16(2), 259–268.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Sudana Fatahillah Pasaribu, Tuty Hertati Purba, Afifa Naura Harahap, Eky Novita Sari, Ratna Dwi Putri Lase, Jellia Amelja, … Meyanda Ardiva. (2026). Hubungan Jenis Kelamin dan Asupan Energi dengan Status Gizi pada Siswa SMP Perguruan Al-Ihsan Mulia Medan . Jurnal Kesehatan Amanah, 10(2), 199–212. https://doi.org/10.57214/jka.v10i2.1252