Efektivitas intervensi K3 Melalui Edukasi APD terhadap peningkatan Keselamatan Kerja pada Pekerja TKBM di Pelabuhan Tenau

Authors

  • Aurelius Gelu Universitas Nusa Cendana
  • Ines Genoveva Hane Universitas Nusa Cendana
  • Maria Regina Moi Pea Universitas Nusa Cendana
  • Natalia Imelda Seran Universitas Nusa Cendana
  • Marylin S. Junias Universitas Nusa Cendana
  • Luh Putu Ruliati Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57214/jusika.v10i1.1155

Keywords:

harbor , learning, personal protective equipment, TKBM, workplace safety

Abstract

Keamanan dan kesehatan di tempat kerja adalah salah satu hal penting dalam membentuk suasana kerja yang aman, terutama bagi pekerja bongkar muat (TKBM) yang menghadapi risiko kecelakaan kerja yang cukup besar. Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) yang memenuhi standar merupakan salah satu langkah untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di area pelabuhan. Namun, hasil pengamatan di Pelabuhan Tenau menunjukkan masih ada pekerja yang mengenakan APD tidak sesuai standar SNI dan tidak menggunakan APD secara lengkap saat bertugas. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pendidikan penggunaan APD terhadap pengetahuan keselamatan kerja pada pekerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tenau. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental yang menggunakan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 28 responden dengan alat penelitian berupa kuesioner yang berisi 10 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan edukasi, rata-rata responden berhasil menjawab dengan benar 6 pertanyaan (60%) dan memberikan jawaban salah pada 4 pertanyaan (40%). Setelah mendapatkan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan di mana sebagian besar responden dapat menjawab dengan benar sebanyak 9 pertanyaan (90%) dan jawaban salah berkurang menjadi 1 pertanyaan (10%). Berdasarkan hasil studi, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penggunaan APD berdampak pada peningkatan pengetahuan keselamatan kerja bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Sehingga, diperlukan pengawasan dan pendidikan secara berkala mengenai pemakaian APD yang memenuhi standar SNI untuk meningkatkan keselamatan kerja di area pelabuhan.

 

References

Adiputra, I. M. S. (2021). Metodologi penelitian di bidang kesehatan. Yayasan Kita Menulis. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/19810/1/2021_Book%20Chapter_Metodologi%20Penelitian%20Kesehatan.pdf

International Labour Organization. (2022). Safety and health at the heart of the future of work: Building on 100 years of experience. International Labour Office.

Jahra, I. A. (2023). Langkah meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) pada PT Berlian Manyar Sejahtera (Skripsi, Politeknik Pelayaran Surabaya). https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/51/

Luh Putu Sri Wahyuni, A., & H. F. (2025). Peningkatan ketaatan pemakaian alat pelindung diri (APD) melalui pendidikan berbasis komunitas pada tenaga kerja industri batu bata di Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IPTEKS. https://journal.globalcendekia.or.id/index.php/jppmi/article/view/160

Pamantung, D. R. I., Duyo, R. S., & Djabier, A. (2025). Pemilikan analisis sistem keamanan dan keselamatan kerja dalam proses kegiatan bongkar muat barang pada PT Samudera Bahana Group. Jurnal Karya Ilmiah Taruna Andromeda, 9(2), 351–358. https://doi.org/10.48192/ard.v9i2.825

Pengetahuan, sikap dan praktek tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dalam penggunaan alat perlindungan diri (APD) di Pelabuhan Tenau Kupang. (n.d.).

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. (2010). https://peraturan.go.id/id/permenakertrans-no-per-08-men-vii-2010-tahun-2010

Perjanjian pemanfaatan tenaga kerja bongkar muat barang (TKBM). (n.d.). Cahaya Keadilan. https://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/cahayakeadilan/article/view/1923

Poltekkes Denpasar. (2025). Panduan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). https://www.poltekkes-denpasar.ac.id/wp-content/uploads/2025/11/Pedoman-keselamatan-dan-kesehatan-kerja-K3.pdf

Purwanto, E. B. I., Widada, D., & Tambunan, W. (2023). Analisis risiko K3 pada bongkar muat di pelabuhan dengan metode HAZOP (Hazard Analysis and Operability Study). Journal of Industrial and Manufacture Engineering, 7(2), 120–129. https://doi.org/10.31289/jime.v7i2.9803

Putri, A. R., & Susilawati, S. (2023). Indikator keselamatan kerja pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 2(1), 45–52. https://jurnal.penerbitdaarulhuda.my.id/index.php/NJPC/article/view/333

Sopriono, M., Safrina, M., & Sarifuddin, S. (2024). Peningkatan produktivitas TKBM pelayaran dengan penerapan sistem manajemen K3 di Pelabuhan Boom Baru. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 112–120. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2600

Suma'mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Sagung Seto.

Tarwaka. (2017). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Harapan Press.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. (1970). Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Aurelius Gelu, Ines Genoveva Hane, Maria Regina Moi Pea, Natalia Imelda Seran, Marylin S. Junias, & Luh Putu Ruliati. (2026). Efektivitas intervensi K3 Melalui Edukasi APD terhadap peningkatan Keselamatan Kerja pada Pekerja TKBM di Pelabuhan Tenau. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 10(1), 172–183. https://doi.org/10.57214/jusika.v10i1.1155

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.