Formulasi dan Uji Aktivitas Sediaan Krim Antioksidan Ekstrak Daging Buah Rumbiah (Metroxylon Sagu Rottb)
DOI:
https://doi.org/10.57214/jusika.v10i1.1196Keywords:
Antioxidant, Cream, DPPH, Flavonoids, Rumbia Fruit.Abstract
Rumbia fruit contains various bioactive secondary metabolites, particularly flavonoids, which are recognized for their antioxidant properties. These compounds contribute to the prevention of oxidative damage by scavenging and neutralizing free radicals. To enhance its practicality and ease of application, the fruit pulp extract was incorporated into a cream formulation. This study aimed to develop a topical cream containing rumbia fruit pulp extract and to evaluate its physicochemical characteristics. The antioxidant activity of the formulated cream was assessed using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) radical scavenging assay. The results demonstrated that the extract could be successfully formulated into a stable cream preparation. Furthermore, the formulated cream complied with the quality requirements for topical creams, as evidenced by satisfactory organoleptic properties, homogeneity, pH value, spreadability, and adhesiveness. Antioxidant evaluation revealed a color transition from purple to yellow during the DPPH assay, indicating the ability of the extract to scavenge free radicals and exhibit antioxidant activity.
References
Amnestiya, P., Putra, A. Y., & Sari, Y. (2023). Review: Identifikasi senyawa metabolit sekunder dan uji aktivitas antioksidan pada limbah kulit buah Indonesia. Jurnal Kimia Mulawarman, 20(2), 97–103.
Amrianto, Mukarramah, Dandari, D. S., Nahda, N. A., & Dian, A. P. (2017). Formulasi ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia) dalam bentuk sediaan transdermal liposome cream. Prosiding Seminar Nasional Biology for Life, 2, 19–25.
Ariem, F., Yamlean, P. V., & Lebang, J. S. (2020). Formulasi dan uji efektivitas antioksidan sediaan krim ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Pharmacon, 9(4), 501–511.
Azmi, N. I. U., Widiyana, A. P., & Purnomo, Y. (2022). Pengaruh jenis basis krim terhadap pelepasan senyawa aktif antibakteri asam salisilat pada media Staphylococcus aureus, 1–6.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope herbal Indonesia (Edisi II). Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan.
Farida, S. N., Agustina, A., & Mahdi, N. (2022). Formulasi dan evaluasi sifat fisik sediaan krim pelembab wajah (moisturizer) dari ekstrak etanol daun ginseng Jawa (Talinum paniculatum Gaertn.). Borneo Journal of Pharmascientech, 6(2), 104–107.
Fatmawati, S. I., Haeruddin, & Mulyana, W. O. (2023). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan metode DPPH. Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia, 12(1), 41–49.
Husni, P., Ruspriyani, Y., & Hasanah, U. (2022). Formulasi dan uji stabilitas fisik sediaan lotion ekstrak kering kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii). Jurnal Sabdariffarma, 10(1), 1–7.
Isrul, M., Hasanuddin, S., Dewi, C., & Alimasi, A. (2023). Uji kestabilan fisik krim antijerawat ekstrak etanol daun sagu (Metroxylon sagu Rottb.) dan uji aktivitas bakteri terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(1), 148–160.
Karim, K., Jura, M. R., & Sabang, S. M. (2015). Uji aktivitas antioksidan ekstrak daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.). Jurnal Akademi Kimia, 4(2), 56–63.
Kristiani, M., & Filadelfian, S. (2024). Uji karakteristik fisik dan uji iritasi krim ekstrak daun waru laut (Hibiscus tiliaceus L.). IJMS: Indonesian Journal on Medical Science, 11(1), 33–39.
Kurniawan, H. (2021). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daging buah rumbia (Metroxylon sagu Rottb.) dengan metode DPPH [Skripsi, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan].
Liuw, N. I. (2023). Skrining fitokimia uji kualitatif aktivitas antioksidan fraksi etil asetat biji coklat (Theobroma cacao L.) dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT) [Karya tulis ilmiah, Universitas Muhammadiyah Manado].
Murdiana, H. E., et al. (2022). Optimasi formula sediaan krim beras (Oryza sativa L.) tipe M/A dengan variasi asam stearat, setil alkohol dan trietanolamin. Jurnal Farmamedika, 7(2), 55–63.
Musfandy. (2017). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan krim ekstrak etanol kulit jeruk bali (Citrus maxima L.) dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar].
Noviyanty, Y., Herlina, & Adha, A. Y. (2022). Pengaruh metode ekstraksi terhadap kadar flavonoid ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.)) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Oceana Biomedicina Journal, 5(2), 93–106.
Nurkhasanah, & Murinto. (2021). Klasifikasi penyakit kulit wajah menggunakan metode convolutional neural network. Sainteks, 18(2), 183–190.
Pawarti, N., Iqbal, M., Ramdani, D. A., & Yuliyanda, C. (2023). Pengaruh metode ekstraksi terhadap persen rendemen dan kadar fenolik ekstrak tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan. Medula, 13(4), 590–593.
Pogaga, E., Yamlean, P. V., & Lebang, J. S. (2020). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan krim ekstrak etanol daun murbei (Morus alba L.) menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Pharmacon, 9(3), 349–356.
Samban, N. R., Prasetya, F., & Aryati, F. (2022). Formulasi sediaan krim antioksidan ekstrak etanol kulit pisang kepok (Musa acuminata Colla). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 122–128.
Saputri, A., Amna, U., & Navia, Z. I. (2018). Skrining fitokimia buah rumbia (Metroxylon sagu Rottb.): Studi pendahuluan pengembangan obat herbal antihipertensi. Prosiding Seminar Nasional Pertanian dan Perikanan, 1, 304–309.
Saryanti, D., Setiawan, I., & Safitri, R. A. (2019). Optimasi formulasi sediaan krim M/A dari ekstrak kulit pisang kepok (Musa acuminata L.). Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 1(3), 225–237.
Susmayanti, W., & Rahmadani, A. (2023). Uji aktivitas antioksidan fraksi daun melinjo (Gnetum gnemon L.) menggunakan metode CUPRAC (cupric ion reducing antioxidant capacity). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 6(1), 97–106.
Swastini, D., et al. (2015). Uji sifat fisik cold cream kombinasi ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.), daun binahong (Anredera cordifolia), herba pegagan (Centella asiatica) sebagai antiluka bakar. Farmasi Udayana, 4(2), 48–52.
Tungadi, R., Pakaya, M. S., & Ali, D. A. P. (2023). Formulasi dan evaluasi stabilitas fisik sediaan krim senyawa astaxanthin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education (e-Journal), 3(1), 117–124.
Wendersteyt, N. V., Wewengkang, D. S., & Abdullah, S. S. (2021). Uji aktivitas antimikroba dari ekstrak dan fraksi Ascidian Herdmania momus dari perairan Pulau Bangka Likupang terhadap pertumbuhan mikroba Staphylococcus aureus, Salmonella typhimurium, dan Candida albicans. Pharmacon, 10(1), 706–712.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sains dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






